SDIT Al Khairaat menggelar kegiatan Market Day pada Jumat, 8 Mei 2026, yang berlangsung meriah di area sekolah. Kegiatan ini melibatkan seluruh siswa dan siswi kelas 2 sebagai pelaku utama dalam kegiatan jual beli berbagai makanan dan minuman hasil kreasi mereka bersama orang tua. Dengan mengusung semangat “Menumbuhkan Jiwa Wirausaha dan Cinta Produk Nusantara”, acara tersebut menjadi sarana pembelajaran nyata bagi siswa untuk mengenal dunia usaha sejak usia dini sekaligus memperkenalkan beragam makanan khas Indonesia kepada warga sekolah.

Kegiatan Market Day dimulai sejak pagi hari dengan suasana penuh antusias. Para siswa datang mengenakan pakaian rapi dan membawa berbagai jenis dagangan seperti kue tradisional, jajanan pasar, makanan ringan, minuman segar, hingga olahan makanan khas daerah. Stand-stand sederhana yang telah disiapkan tampak dihias dengan warna-warni menarik sehingga menciptakan suasana pasar mini yang menyenangkan. Tidak hanya siswa, para guru dan orang tua juga turut mendampingi agar kegiatan berjalan tertib dan edukatif.
Tujuan utama kegiatan ini adalah memberikan pengalaman langsung kepada siswa tentang proses berdagang, mulai dari menyiapkan produk, menentukan harga, menawarkan barang, hingga melayani pembeli dengan sopan. Melalui kegiatan tersebut, siswa belajar tentang tanggung jawab, kerja sama, komunikasi, serta pentingnya kejujuran dalam bertransaksi. Para guru menjelaskan bahwa pembelajaran seperti ini sangat penting karena dapat melatih keberanian dan rasa percaya diri anak saat berinteraksi dengan banyak orang.

Selain melatih kemampuan berwirausaha, Market Day juga menjadi media untuk mengenalkan makanan lokal kepada anak-anak. Berbagai produk yang dijual didominasi makanan khas Nusantara seperti klepon, lemper, risoles, onde-onde, martabak mini, puding tradisional, dan aneka jajanan rumahan lainnya. Dengan menghadirkan produk-produk lokal, sekolah berharap siswa semakin mencintai kuliner Indonesia dan memahami bahwa makanan tradisional memiliki nilai budaya yang harus dijaga dan dilestarikan.
Antusiasme pembeli terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Siswa dengan penuh semangat menawarkan dagangan mereka kepada guru, teman, dan orang tua yang hadir. Beberapa siswa tampak belajar menghitung uang kembalian, mencatat jumlah barang terjual, hingga bekerja sama menjaga stand agar tetap rapi. Momen tersebut menjadi pengalaman berharga karena anak-anak tidak hanya belajar teori di dalam kelas, tetapi juga praktik secara langsung di lingkungan sekolah.
Kepala sekolah SDIT Al Khairaat menyampaikan bahwa kegiatan Market Day merupakan bagian dari pembelajaran karakter dan pengembangan keterampilan hidup atau life skill bagi siswa. Menurutnya, pendidikan tidak hanya berfokus pada akademik, tetapi juga harus mampu membentuk anak menjadi pribadi mandiri, kreatif, dan memiliki jiwa entrepreneur sejak kecil. Dengan kegiatan seperti ini, anak-anak diharapkan dapat memahami bahwa usaha dan kerja keras merupakan bagian penting dalam mencapai keberhasilan.
Para orang tua pun memberikan dukungan positif terhadap kegiatan tersebut. Mereka merasa senang melihat anak-anak tampil percaya diri saat menjual produk dan belajar bertanggung jawab terhadap tugas yang diberikan. Banyak orang tua berharap kegiatan serupa dapat terus diadakan secara rutin karena memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus bermanfaat bagi perkembangan karakter anak.
Kesimpulan
Melalui kegiatan Market Day ini, SDIT Al Khairaat berhasil menghadirkan pembelajaran yang kreatif, edukatif, dan bermakna bagi siswa. Tidak hanya melatih keterampilan berwirausaha, kegiatan ini juga menanamkan rasa bangga terhadap produk Nusantara serta mengajarkan nilai kerja sama, disiplin, dan komunikasi sejak dini. Dengan pengalaman tersebut, siswa diharapkan tumbuh menjadi generasi yang mandiri, inovatif, serta mampu menghargai kekayaan budaya dan kuliner Indonesia di masa depan.