Yogyakarta – Suasana ceria dan penuh semangat terlihat di RA Alkhairaat Tegalrejo pada Kamis, 7 Mei 2026. Anak-anak Kelompok Bermain tampak antusias mengikuti kegiatan pembelajaran mengenal angka dan bilangan yang dilaksanakan di ruang tengah sekolah mulai pukul 11.30 WIB hingga selesai. Kegiatan tersebut berlangsung dengan suasana hangat dan menyenangkan bersama ibu guru yang mendampingi setiap proses belajar anak-anak dengan penuh kesabaran dan perhatian.

Sejak kegiatan dimulai, anak-anak sudah terlihat tidak sabar mengikuti pembelajaran hari itu. Ibu guru terlebih dahulu menyiapkan beberapa piring yang telah diisi manik-manik dengan jumlah berbeda-beda. Selain itu, disiapkan pula kartu angka yang nantinya akan digunakan anak-anak untuk mencocokkan jumlah manik-manik sesuai angka yang tepat. Metode pembelajaran sederhana tersebut berhasil membuat anak-anak merasa senang karena belajar dilakukan sambil bermain.
Dalam kegiatan tersebut, anak-anak diminta menghitung jumlah manik-manik yang terdapat di dalam piring, kemudian menghubungkannya dengan angka yang sesuai. Misalnya, ketika terdapat lima manik-manik di dalam piring, maka anak akan mencari kartu angka lima dan mencocokkannya. Dengan cara itu, anak-anak tidak hanya mengenal bentuk angka, tetapi juga memahami konsep jumlah dan bilangan secara langsung melalui benda konkret yang ada di hadapan mereka.
Ibu guru mendampingi setiap anak dengan penuh perhatian agar seluruh peserta didik dapat memahami kegiatan yang dilakukan. Beberapa anak terlihat sangat percaya diri ketika menghitung jumlah manik-manik, sementara yang lain masih membutuhkan bantuan dan arahan dari guru. Namun, suasana belajar tetap terasa menyenangkan karena semua anak diberikan kesempatan mencoba secara bergantian tanpa merasa tertekan.
Kegiatan mengenal angka dan bilangan ini juga menjadi salah satu bentuk pembelajaran aktif yang mampu melatih kemampuan konsentrasi, koordinasi mata dan tangan, serta motorik halus anak usia dini. Anak-anak belajar fokus saat menghitung manik-manik satu per satu, kemudian mencocokkannya dengan angka yang tepat. Selain itu, kegiatan seperti ini dapat membantu meningkatkan daya ingat anak dalam mengenal simbol angka sejak dini.
Pembelajaran yang menyenangkan menjadi salah satu cara efektif dalam menumbuhkan minat belajar anak usia dini. Dengan media sederhana seperti piring, manik-manik, dan kartu angka, anak-anak dapat belajar sambil bermain sehingga suasana kelas terasa lebih hidup dan interaktif. Tidak sedikit anak yang tampak tersenyum bangga ketika berhasil menghubungkan jumlah manik-manik dengan angka yang benar.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen RA Alkhairaat Tegalrejo dalam menghadirkan pembelajaran yang kreatif, edukatif, dan menyenangkan bagi peserta didik. Melalui berbagai metode belajar yang interaktif, sekolah terus berupaya membantu perkembangan kemampuan anak secara optimal sesuai tahap usia mereka.
Selain fokus pada pembelajaran akademik dasar seperti mengenal angka dan berhitung, RA Alkhairaat Tegalrejo juga menanamkan pendidikan karakter melalui konsep pendidikan 3A yaitu Akademik, Akhlak, dan Alquran. Ketiga nilai tersebut diterapkan dalam kegiatan belajar sehari-hari agar anak-anak tidak hanya tumbuh cerdas secara pengetahuan, tetapi juga memiliki akhlak yang baik serta cinta terhadap Alquran sejak usia dini.
Melalui kegiatan mengenal angka dan bilangan ini, anak-anak terlihat semakin percaya diri dalam belajar dan berani mencoba menyelesaikan tugas yang diberikan guru. Suasana pembelajaran yang hangat dan menyenangkan membuat anak-anak lebih mudah memahami materi yang diajarkan. Kegiatan sederhana tersebut juga membuktikan bahwa proses belajar anak usia dini akan lebih efektif apabila dilakukan melalui permainan edukatif yang menarik perhatian mereka.
Sebagai kesimpulan, kegiatan pembelajaran mengenal angka dan bilangan di RA Alkhairaat Tegalrejo berjalan dengan lancar, menyenangkan, dan penuh antusiasme. Melalui metode mencocokkan jumlah manik-manik dengan angka yang sesuai, anak-anak dapat belajar memahami konsep bilangan dengan cara yang mudah dipahami. Kegiatan ini tidak hanya membantu perkembangan kemampuan berhitung anak, tetapi juga melatih konsentrasi, motorik, dan rasa percaya diri mereka sejak dini.