Monev Malam SKS Jadi Wadah Refleksi dan Persiapan Siswa SMP IT Al Khairaat

Bantul — Dalam rangka memastikan kegiatan berjalan terarah dan memberikan dampak maksimal bagi pembentukan karakter siswa, SMP IT Al Khairaat Yogyakarta rutin mengadakan kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) setiap malam selama pelaksanaan program SKS (Sekolah Karakter Siswa) di Dusun Jolosutro.

Kegiatan monitoring dan evaluasi ini dilaksanakan setiap hari setelah sholat Isya, sekitar pukul 19.30 hingga 21.00 WIB. Seluruh siswa-siswi peserta SKS berkumpul bersama guru pendamping untuk melakukan refleksi terhadap kegiatan yang telah dijalani selama satu hari penuh sekaligus mempersiapkan kegiatan untuk esok hari.

Suasana kegiatan berlangsung hangat namun tetap serius. Para siswa duduk bersama kelompok masing-masing sambil mendengarkan arahan dari guru pembimbing. Dalam sesi tersebut, siswa diberikan kesempatan untuk menyampaikan pengalaman, kendala, maupun hal-hal yang mereka pelajari selama menjalankan aktivitas SKS di tengah masyarakat.

Guru pendamping kemudian memberikan evaluasi terhadap kegiatan siswa, baik dari segi kedisiplinan, tanggung jawab, komunikasi, hingga sikap selama berinteraksi dengan masyarakat. Hal-hal yang masih kurang diperbaiki bersama agar siswa dapat menjalankan kegiatan berikutnya dengan lebih baik.

Kegiatan monitoring dan evaluasi ini menjadi salah satu bagian penting dalam program SKS karena tidak hanya berfungsi sebagai laporan kegiatan, tetapi juga sebagai sarana pembentukan karakter dan mental siswa. Dengan adanya evaluasi rutin setiap malam, siswa belajar menerima masukan, memperbaiki diri, dan bertanggung jawab terhadap tugas yang telah diberikan.

Selain evaluasi kegiatan harian, sesi monev juga dimanfaatkan untuk mempersiapkan agenda pada hari berikutnya. Guru memberikan arahan terkait tugas-tugas yang akan dijalankan siswa, mulai dari kegiatan mengajar di sekolah, kultum, khutbah, hingga aktivitas sosial bersama masyarakat.

Khusus untuk siswa ikhwan yang mendapatkan tugas khutbah atau kultum, guru membantu mempersiapkan materi dan memberikan bimbingan agar siswa lebih siap saat tampil di depan masyarakat. Siswa diajarkan cara menyusun materi, menyampaikan pesan dengan baik, serta menjaga rasa percaya diri ketika berbicara di depan umum.

Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya belajar tentang pentingnya evaluasi, tetapi juga belajar bagaimana mempersiapkan diri dengan matang sebelum menjalankan amanah. Pembiasaan seperti ini diharapkan mampu membentuk pribadi yang disiplin, bertanggung jawab, dan siap menghadapi tantangan.

Meskipun kegiatan berlangsung pada malam hari setelah seharian beraktivitas, para siswa tetap mengikuti sesi monitoring dan evaluasi dengan antusias. Banyak siswa yang aktif bertanya, berbagi pengalaman, bahkan saling memberikan semangat kepada teman-temannya.

Guru pendamping menyampaikan bahwa kegiatan monev malam menjadi salah satu momen penting dalam program SKS karena melalui sesi ini perkembangan siswa dapat dipantau secara langsung setiap hari. Selain itu, hubungan antara guru dan siswa juga menjadi lebih dekat karena adanya komunikasi yang terbuka dan intensif.

Program SKS sendiri memang dirancang bukan hanya untuk memberikan pengalaman sosial kepada siswa, tetapi juga untuk membentuk karakter melalui pembiasaan, pendampingan, dan evaluasi yang berkelanjutan. Oleh karena itu, monitoring dan evaluasi harian menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari keseluruhan rangkaian kegiatan.

Baca Juga : Belajar Peduli dan Berbagi, Siswa SMP IT Al Khairaat Gelar Makan Bersama Anak Yatim dan Duafa dalam Program SKS

Sebagai penutup, kegiatan monitoring dan evaluasi malam dalam program SKS ini sejalan dengan penerapan nilai 3A di SMP IT Al Khairaat Yogyakarta, yaitu Al-Qur’an, Akhlak, dan Akademik. Nilai Al-Qur’an tercermin dari pembimbingan kegiatan dakwah dan ibadah siswa, nilai Akhlak terlihat dari sikap disiplin, tanggung jawab, serta kesediaan siswa menerima evaluasi dan memperbaiki diri, sedangkan nilai Akademik diwujudkan melalui proses pembelajaran, persiapan materi, dan pengembangan kemampuan komunikasi siswa. Dengan sinergi nilai 3A tersebut, diharapkan siswa tumbuh menjadi generasi yang religius, berkarakter, dan siap menghadapi kehidupan bermasyarakat.

Picture of Admin Sekolah

Admin Sekolah

Sekolah Al Khairaat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *