Belajar Peduli dan Berbagi, Siswa SMP IT Al Khairaat Gelar Makan Bersama Anak Yatim dan Duafa dalam Program SKS

Bantul — Suasana hangat penuh kebersamaan terlihat dalam kegiatan makan bersama dan ngaji bersama anak-anak yatim, piatu, dan duafa yang dilaksanakan oleh siswa kelas VII dan VIII SMP IT Al-Khairaat Yogyakarta dalam rangka program SKS (Sekolah Karakter Siswa). Kegiatan tersebut berlangsung di TPQ Himmatu dengan melibatkan guru pendamping serta dukungan sponsor dari Goedang Zakat.

Kegiatan ini menjadi salah satu rangkaian pembelajaran karakter yang dirancang untuk menanamkan rasa empati, kepedulian sosial, dan semangat berbagi kepada sesama sejak usia dini. Melalui interaksi langsung dengan anak-anak yatim dan duafa, siswa diajak memahami arti kebersamaan dan pentingnya membantu orang lain.

Sejak awal kegiatan, suasana penuh keakraban sudah terasa. Para siswa datang dengan semangat dan langsung berbaur bersama anak-anak TPQ Himmatu. Mereka duduk bersama, saling bercengkerama, dan mengikuti kegiatan dengan penuh antusias.

Acara diawali dengan kegiatan ngaji bersama yang dipandu oleh guru pendamping dan pengurus TPQ. Lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an terdengar memenuhi ruangan, menciptakan suasana yang tenang dan penuh keberkahan. Para siswa dan anak-anak TPQ membaca Al-Qur’an bersama-sama serta saling menyimak bacaan satu sama lain.

Setelah kegiatan mengaji selesai, acara dilanjutkan dengan makan bersama. Momen tersebut menjadi bagian yang sangat berkesan karena seluruh peserta duduk bersama tanpa membedakan latar belakang. Kebersamaan yang tercipta membuat suasana terasa hangat dan penuh kekeluargaan.

Tidak hanya makan bersama, siswa SMP IT Al Khairaat juga diajak berinteraksi langsung dengan anak-anak yatim dan duafa melalui obrolan ringan, permainan sederhana, serta pemberian motivasi dan semangat belajar. Interaksi tersebut membuat hubungan antara siswa dan anak-anak TPQ semakin dekat.

Sebagai bentuk kepedulian dan berbagi kebahagiaan, kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembagian uang saku kepada anak-anak yatim, piatu, dan duafa. Bantuan tersebut didukung oleh sponsor dari Goedang Zakat yang turut berpartisipasi dalam mendukung kegiatan sosial dan pendidikan karakter siswa.

Guru pendamping menyampaikan bahwa kegiatan ini memiliki tujuan penting dalam membentuk karakter siswa agar memiliki rasa empati dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Melalui pengalaman langsung seperti ini, siswa belajar bahwa berbagi tidak harus menunggu menjadi sukses atau dewasa, tetapi dapat dimulai dari hal-hal sederhana sejak sekarang.

Program SKS sendiri memang dirancang untuk memberikan pembelajaran nyata di tengah masyarakat. Siswa tidak hanya belajar teori di dalam kelas, tetapi juga diajak memahami kehidupan sosial secara langsung melalui berbagai kegiatan pengabdian dan interaksi bersama masyarakat.

Antusiasme siswa terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Banyak siswa mengaku senang karena mendapatkan pengalaman baru yang membuat mereka lebih bersyukur dan memahami pentingnya berbagi kepada sesama. Sementara itu, anak-anak TPQ Himmatu juga tampak bahagia dan menikmati seluruh rangkaian kegiatan.

Baca Juga : Belajar Mengajar dan Berdakwah, Siswa SMP IT Al Khairaat Isi Kegiatan TPA Sunan Geseng dalam Program SKS

Pihak sekolah berharap kegiatan seperti ini mampu menanamkan nilai kepedulian sosial yang terus melekat dalam diri siswa hingga dewasa nanti. Dengan karakter peduli dan senang berbagi, siswa diharapkan dapat tumbuh menjadi pribadi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki hati yang peka terhadap sesama.

Sebagai penutup, kegiatan makan bersama dan ngaji bersama anak yatim dan duafa ini sejalan dengan penerapan nilai 3A di SMP IT Al Khairaat Yogyakarta, yaitu Al-Qur’an, Akhlak, dan Akademik. Nilai Al-Qur’an tercermin dari kegiatan mengaji bersama dan pembiasaan nilai-nilai islami, nilai Akhlak terlihat dari sikap peduli, empati, dan semangat berbagi siswa kepada sesama, serta nilai Akademik diwujudkan melalui pembelajaran karakter dan pengalaman sosial yang membentuk pola pikir serta kedewasaan siswa. Dengan sinergi nilai 3A tersebut, diharapkan siswa tumbuh menjadi generasi yang religius, berakhlak mulia, dan bermanfaat bagi masyarakat luas.

Picture of Admin Sekolah

Admin Sekolah

Sekolah Al Khairaat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *