Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, suasana religius terasa di lingkungan TB-KB-RA Alkhairaat Tegalrejo Yogyakarta. Salah satu pendidik, Ibu Noor Rinamawati, menyampaikan syiar dan makna Puasa Arafah kepada peserta didik serta warga sekolah sebagai bentuk pembelajaran nilai-nilai keislaman sejak usia dini. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya sekolah dalam menanamkan pendidikan karakter Islami dan membangun kecintaan anak terhadap ibadah sunnah dalam Islam.

Dalam penyampaiannya, Ibu Noor Rinamawati menjelaskan bahwa Puasa Arafah merupakan puasa sunnah yang dilaksanakan pada tanggal 9 Dzulhijjah. Puasa ini memiliki keutamaan yang sangat besar karena dilaksanakan pada hari yang mulia dalam ajaran Islam. Beliau menerangkan bahwa amalan tersebut sangat dianjurkan bagi umat Islam yang tidak sedang melaksanakan ibadah haji dan tidak memiliki udzur atau halangan untuk berpuasa.
Beliau juga menjelaskan bahwa Hari Arafah merupakan hari puncak pelaksanaan ibadah haji. Pada hari tersebut, para jamaah haji berkumpul di Padang Arafah untuk melaksanakan wukuf, yaitu berdiam diri sambil berdoa dan memohon ampun kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Momen ini menjadi salah satu bagian terpenting dalam rangkaian ibadah haji dan memiliki nilai spiritual yang sangat tinggi bagi umat Islam di seluruh dunia.
Dalam kesempatan tersebut, Ibu Noor Rinamawati turut menyampaikan hadits Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam yang diriwayatkan oleh Imam Muslim. Rasulullah bersabda, “Puasa Arafah dapat menghapuskan dosa-dosa tahun lalu dan tahun yang akan datang.” (HR. Muslim). Hadits tersebut menunjukkan betapa besar pahala dan keutamaan yang diberikan Allah kepada hamba-Nya yang melaksanakan Puasa Arafah dengan penuh keikhlasan dan ketakwaan.
Melalui penyampaian syiar ini, anak-anak dikenalkan bahwa puasa bukan hanya menahan lapar dan haus, tetapi juga melatih kesabaran, kejujuran, kedisiplinan, serta meningkatkan rasa syukur kepada Allah. Pendidikan seperti ini penting diberikan sejak dini agar anak memiliki pemahaman agama yang kuat dan tumbuh menjadi pribadi yang berakhlak baik.
Selain itu, kegiatan penyampaian makna Puasa Arafah ini juga menjadi sarana untuk menanamkan nilai kepedulian sosial kepada anak-anak. Mereka diajarkan untuk memahami pentingnya berbagi, menghormati sesama, serta menumbuhkan rasa empati kepada orang lain. Nilai-nilai tersebut menjadi bagian penting dalam pendidikan karakter Islami yang terus diterapkan di lingkungan sekolah.
Ibu Noor Rinamawati juga mengajak peserta didik untuk memahami bahwa ibadah dalam Islam memiliki banyak hikmah dalam kehidupan sehari-hari. Melalui Puasa Arafah, anak-anak belajar untuk mengendalikan diri, menjaga ucapan, dan membiasakan perilaku yang baik kepada teman maupun orang tua. Pembelajaran ini menjadi langkah sederhana namun penting dalam membentuk karakter anak yang santun, disiplin, dan bertanggung jawab.
TB-KB-RA Alkhairaat Tegalrejo Yogyakarta terus berkomitmen menghadirkan pembelajaran Islami yang tidak hanya berfokus pada akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan spiritual peserta didik. Dengan adanya kegiatan penyampaian makna Puasa Arafah ini, diharapkan anak-anak dapat mengenal hari-hari besar Islam serta memahami nilai pengorbanan, ketakwaan, dan kepedulian dalam kehidupan sehari-hari.
Tidak hanya bagi peserta didik, kegiatan ini juga memberikan pengingat kepada para orang tua dan warga sekolah tentang pentingnya memanfaatkan momentum Hari Arafah dengan memperbanyak amal ibadah, doa, dzikir, membaca Al-Qur’an, serta menjalankan puasa sunnah. Dengan pembiasaan seperti ini, lingkungan sekolah diharapkan mampu menjadi tempat tumbuhnya generasi yang cinta terhadap ajaran Islam dan memiliki akhlak mulia.
Baca Juga: Makna Idul Adha 1447 H Ajarkan Ketaatan, Pengorbanan, dan Kepedulian Sosial
Semangat syiar Islam yang disampaikan oleh Ibu Noor Rinamawati diharapkan mampu memberikan inspirasi dan menambah kecintaan anak-anak terhadap ajaran Islam sejak usia dini. Melalui pembelajaran sederhana namun penuh makna ini, TB-KB-RA Alkhairaat Tegalrejo Yogyakarta menunjukkan perannya sebagai lembaga pendidikan yang aktif menanamkan nilai-nilai keislaman kepada generasi penerus bangsa serta membangun generasi yang beriman, berilmu, dan berakhlakul karimah.