Mergangsan Jumat, 30 Maret 2026 – Suasana hangat dan penuh kebahagiaan menyelimuti hari pertama masuk sekolah di PAUD IT Al-Khairaat Mergangsan setelah libur Hari Raya Idul Fitri. Anak-anak kembali ke lingkungan sekolah dengan wajah ceria, penuh semangat, dan rindu untuk bertemu kembali dengan teman serta ibu guru. Momentum hari pertama ini dimanfaatkan dengan baik oleh pihak sekolah untuk menghadirkan kegiatan yang tidak hanya menyenangkan, tetapi juga sarat nilai pendidikan karakter, yaitu halal bihalal dan praktik langsung adab bertamu.
Kegiatan ini dilaksanakan pada Senin, 30 Maret 2026, sebagai bentuk pembelajaran yang dikemas secara edukatif, kontekstual, dan sesuai dengan dunia anak. Sejak pagi hari, suasana keakraban sudah terasa ketika anak-anak saling bersalaman, bermaaf-maafan, serta mengucapkan kalimat thayyibah seperti “mohon maaf lahir dan batin”. Kegiatan halal bihalal ini menjadi sarana untuk menanamkan nilai keikhlasan, saling memaafkan, dan mempererat ukhuwah Islamiyah di antara sesama.
Menariknya, pada hari pertama ini anak-anak juga membawa snack khas Lebaran dari rumah masing-masing, seperti kue kering dan makanan ringan lainnya. Snack tersebut kemudian dikumpulkan dan dinikmati bersama teman-teman dalam suasana penuh kebersamaan. Kegiatan makan bersama ini tidak hanya menjadi momen yang menyenangkan, tetapi juga melatih anak untuk berbagi, menghargai pemberian orang lain, serta menumbuhkan rasa syukur atas nikmat yang diberikan.

Setelah kegiatan halal bihalal dan makan bersama di lingkungan sekolah, anak-anak diajak untuk bersilaturahmi ke tetangga sekitar sekolah sebagai bentuk praktik nyata dari nilai yang telah dipelajari. Sebelum berangkat, para guru memberikan arahan secara sederhana namun bermakna terkait adab bertamu. Anak-anak diajarkan untuk mengetuk pintu dengan sopan, mengucapkan salam, menunggu izin sebelum masuk, berbicara dengan santun, serta menjaga sikap selama berada di rumah orang lain.
Selain itu, anak-anak juga diberikan pemahaman tentang pentingnya berpamitan dengan baik saat hendak pulang. Mereka diajarkan untuk mengucapkan terima kasih, meminta izin, serta menutup kunjungan dengan salam. Hal ini menjadi bagian penting dalam membentuk karakter anak agar memiliki sopan santun yang baik dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan penuh antusias dan didampingi oleh ibu guru, anak-anak berjalan bersama menuju rumah warga di sekitar sekolah. Mereka mempraktikkan langsung adab bertamu yang telah diajarkan. Mulai dari mengucapkan salam dengan suara lembut hingga berbicara dengan penuh kesopanan, semua dilakukan dengan penuh semangat. Kehadiran anak-anak pun disambut hangat oleh warga sekitar yang merasa senang dan terharu.

Selama kunjungan, anak-anak juga mendapatkan suguhan makanan ringan dari tuan rumah sebagai bentuk keramahan dan sambutan hangat. Momen ini menjadi pengalaman berharga bagi anak-anak, karena mereka dapat belajar langsung bagaimana bersikap sebagai tamu yang baik sekaligus merasakan kehangatan interaksi sosial di lingkungan masyarakat.
Setelah selesai bersilaturahmi, anak-anak tidak lupa mempraktikkan adab berpamitan dengan baik. Mereka mengucapkan terima kasih, salam, serta izin untuk kembali pulang. Hal ini menunjukkan bahwa anak-anak mampu memahami dan menerapkan nilai-nilai yang telah diajarkan secara langsung. Kegiatan berlangsung sejak pagi hingga menjelang siang hari dengan suasana yang tertib, aman, dan penuh keceriaan. Para guru terus mendampingi serta memberikan arahan agar setiap anak dapat mengikuti kegiatan dengan baik dan memahami makna dari setiap proses yang dilalui.
Sebagai penutup kegiatan yang penuh kebahagiaan ini, ibu guru juga membagikan THR (Tunjangan Hari Raya) kepada anak-anak. Pembagian THR ini menjadi momen yang paling ditunggu dan menambah keceriaan anak-anak di hari pertama masuk sekolah. Dengan wajah sumringah, anak-anak menerima THR sambil tetap diarahkan untuk mengucapkan terima kasih, sehingga tetap menanamkan nilai kesopanan dan rasa syukur.
Baca Juga : Kewajiban Menuntut Ilmu dalam Islam bagi Setiap Muslim
Melalui kegiatan ini, PAUD IT Al-Khairaat Mergangsan kembali menunjukkan komitmennya dalam menerapkan konsep pendidikan berbasis 3A: Al-Qur’an, Akhlak, dan Akademik. Nilai Al-Qur’an tercermin dari pembiasaan ucapan-ucapan baik dan nilai keislaman dalam halal bihalal, akhlak ditanamkan melalui praktik langsung adab bertamu dan berpamitan, sedangkan aspek akademik hadir melalui pembelajaran kontekstual yang melibatkan pengalaman nyata, interaksi sosial, serta penguatan karakter anak.
Kesimpulan
Hari pertama masuk sekolah pasca Idul Fitri di PAUD IT Al-Khairaat Mergangsan menjadi momen yang sangat bermakna dan penuh nilai edukatif. Tidak hanya sebagai awal kembali ke rutinitas belajar, tetapi juga sebagai sarana pembentukan karakter anak sejak dini. Melalui kegiatan halal bihalal, makan bersama, serta praktik adab bertamu hingga berpamitan, anak-anak diajak untuk memahami pentingnya saling memaafkan, berbagi, menjaga silaturahmi, dan berperilaku sopan dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan ini juga menjadi bukti bahwa proses pembelajaran tidak harus selalu dilakukan di dalam kelas, tetapi dapat dikembangkan melalui pengalaman nyata yang menyenangkan dan bermakna. Dengan pendekatan ini, diharapkan anak-anak dapat tumbuh menjadi pribadi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak mulia dan berlandaskan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.