SDIT Al Khairaat kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan mutu pendidikan Al-Qur’an melalui kegiatan supervisi dan pembinaan guru Al-Qur’an metode Ummi yang dilaksanakan pada Kamis, 07 Mei 2026. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas pembelajaran Al-Qur’an agar tetap sesuai dengan standar metode Ummi yang dikenal sistematis, tartil, dan menyenangkan bagi peserta didik.
Kegiatan supervisi ini dilakukan oleh tim dari UMDA sebagai lembaga pendamping pembelajaran Al-Qur’an metode Ummi. Supervisi dilaksanakan di lingkungan SDIT Al Khairaat dengan melibatkan seluruh guru Al-Qur’an yang aktif mengajar tahsin dan tahfidz kepada siswa-siswi. Kegiatan dimulai sejak pagi hari dengan agenda observasi pembelajaran di kelas, evaluasi metode pengajaran, hingga pembinaan langsung kepada para guru.

Dalam pelaksanaannya, tim supervisi melakukan pemantauan terhadap proses pembelajaran Al-Qur’an di beberapa kelas untuk melihat penerapan standar metode Ummi secara langsung. Guru-guru diamati mulai dari cara membuka pembelajaran, penggunaan nada baca, ketepatan makharijul huruf, pengelolaan kelas, hingga interaksi dengan peserta didik. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa pembelajaran Al-Qur’an berjalan efektif, terarah, dan mampu memberikan pengalaman belajar yang nyaman bagi siswa.
Selain supervisi kelas, kegiatan juga diisi dengan pembinaan guru Al-Qur’an yang bertujuan meningkatkan kompetensi mengajar para ustaz dan ustazah. Dalam sesi pembinaan tersebut, para guru mendapatkan arahan terkait teknik mengajar yang baik, pentingnya konsistensi bacaan, serta strategi menghadapi karakter siswa yang beragam. Tim UMDA juga memberikan motivasi agar guru terus menjaga semangat dalam mendampingi generasi Qur’ani sejak usia dini.
Kegiatan ini menjadi sangat penting karena guru Al-Qur’an memiliki peran besar dalam membentuk kemampuan membaca Al-Qur’an siswa secara benar dan tartil. Melalui pembinaan rutin seperti ini, SDIT Al Khairaat berharap kualitas pembelajaran terus meningkat sehingga siswa tidak hanya mampu membaca Al-Qur’an dengan baik, tetapi juga mencintai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
Para guru menyambut kegiatan supervisi dan pembinaan ini dengan antusias. Mereka merasa mendapatkan banyak masukan positif untuk meningkatkan kualitas mengajar di kelas. Selain menjadi sarana evaluasi, kegiatan ini juga menjadi ajang belajar bersama antar guru agar semakin profesional dalam menerapkan metode Ummi.
Pihak sekolah menyampaikan bahwa supervisi dari UMDA bukan hanya sekadar penilaian, tetapi juga bentuk pendampingan agar pembelajaran Al-Qur’an di SDIT Al Khairaat tetap terjaga mutunya. Dengan adanya pembinaan berkala, sekolah optimis dapat menciptakan lingkungan belajar Al-Qur’an yang lebih baik, disiplin, dan menyenangkan bagi seluruh siswa.
Kegiatan supervisi dan pembinaan ini berlangsung dengan penuh semangat dan memberikan manfaat besar bagi para guru Al-Qur’an. Kehadiran tim UMDA menjadi dukungan penting dalam menjaga standar mutu pembelajaran metode Ummi di SDIT Al Khairaat agar terus berkembang secara maksimal.
Sebagai kesimpulan, supervisi dari UMDA dan pembinaan guru Al-Qur’an metode Ummi di SDIT Al Khairaat pada Kamis, 07 Mei 2026 menjadi langkah nyata sekolah dalam menjaga kualitas pendidikan Al-Qur’an. Melalui kegiatan ini, guru mendapatkan pembinaan, evaluasi, dan motivasi untuk terus meningkatkan kompetensi mengajar. Dengan pembelajaran yang berkualitas, diharapkan lahir generasi yang mampu membaca Al-Qur’an dengan baik, berakhlak mulia, serta memiliki kecintaan yang kuat terhadap Al-Qur’an sejak dini.