YOGYAKARTA – Suasana ceria menyelimuti lingkungan Taman Bermain (TB) Alkhairaat Tegalrejo pada Kamis pagi, 29 Januari 2026. Beberapa anak usia bawah tiga tahun (batita) tampak antusias mengikuti Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) pada minggu keempat ini. Dengan penuh semangat, anak-anak yang terdaftar di kelas Taman Bermain maupun di tempat penitipan anak (daycare) mengikuti agenda pengenalan transportasi darat melalui metode pembelajaran yang unik, yakni bermain peran sebagai pengendara.
Tepat pukul 10.30 WIB, halaman sekolah disulap menjadi area lintasan mini. Para pendidik mengajak anak-anak keluar kelas untuk melakukan praktik langsung mengendarai kendaraan darat yaitu mobil. Metode learning by doing atau belajar sambil bermain ini dipilih karena dinilai paling efektif untuk karakter anak usia 1–3 tahun yang sedang berada dalam masa eksplorasi tinggi. Dalam suasana yang menyenangkan dan penuh tawa, anak-anak diajak aktif bergerak, seolah-olah sedang mengarungi jalan raya dengan kendaraan kesayangan mereka.
Kegiatan ini tidak hanya sekadar bermain, namun dirancang secara matang untuk memberikan manfaat komprehensif bagi tumbuh kembang anak. Dengan menggerakkan kendaraan mainan, motorik kasar anak-anak terlatih secara optimal. Selain itu, koordinasi antara mata dan tangan semakin terasah saat mereka mencoba mengarahkan kemudi. Melalui pengalaman sensorik ini, para batita juga mulai mengenal berbagai jenis transportasi darat sejak dini, yang memperkaya wawasan mereka terhadap lingkungan sekitar.

Selaras dengan visi besar lembaga, setiap aktivitas di sekolah ini selalu mengintegrasikan prinsip 3A, yaitu Akademik, Akhlak, dan Alquran. Secara Akademik, anak-anak belajar mengenal konsep warna, bentuk kendaraan, dan aturan dasar lalu lintas. Dari sisi Akhlak, mereka diajarkan untuk bersabar menunggu antrean dan berbagi kendaraan mainan dengan teman, sementara nilai Alquran ditanamkan melalui pembiasaan membaca doa sebelum memulai kegiatan (berkendara) sebagai bentuk rasa syukur dan permohonan perlindungan kepada Allah SWT.
Melalui pendekatan yang humanis dan edukatif ini, TB Alkhairaat Tegalrejo berkomitmen untuk terus menciptakan ruang belajar yang eksploratif bagi generasi emas. Pembelajaran di luar kelas seperti ini terbukti mampu meningkatkan rasa percaya diri anak serta membangun kemandirian mereka sejak usia dini dalam lingkungan yang aman dan mendukung.
Kesimpulan: Kegiatan pengenalan kendaraan darat yang dilaksanakan pada Kamis, 29 Januari 2026 di TB Alkhairaat Tegalrejo merupakan langkah nyata dalam menstimulasi perkembangan motorik dan kognitif batita melalui metode bermain peran. Dengan memadukan keceriaan bermain sekolah berhasil menciptakan pengalaman belajar yang menyenankan bagi anak usia 1–3 tahun, sekaligus memperkenalkan etika dan pengetahuan dasar transportasi darat dalam suasana yang interaktif.