Pada hari Selasa, 7 April 2026, suasana pagi di halaman TK IT Al-Khairaat dipenuhi dengan semangat dan keceriaan anak-anak yang mengikuti kegiatan hari kedua latihan Tasmi Al-Qur’an. Kegiatan ini merupakan bagian dari persiapan menuju pelaksanaan Tasmi Al-Qur’an yang akan digelar pada Sabtu, 11 April 2026 mendatang. Sejak pagi hari, para siswa telah hadir dengan penuh antusias, didampingi oleh ibu guru yang dengan sabar dan penuh kasih membimbing setiap proses latihan.
Kegiatan dimulai dengan seluruh anak berkumpul rapi di halaman sekolah. Sebelum memulai latihan, anak-anak diajak untuk berdoa bersama sebagai bentuk pembiasaan nilai spiritual sejak dini. Setelah itu, para guru memberikan arahan mengenai tata cara pelaksanaan tasmi, mulai dari persiapan baris, adab saat membaca Al-Qur’an hingga pentingnya menjaga hafalan dengan baik. Anak-anak mendengarkan arahan tersebut, menunjukkan kesiapan mereka dalam mengikuti kegiatan.
Dalam pelaksanaan latihan, anak-anak secara bergiliran mulai melantunkan hafalan surah-surah Juz 30 yang telah mereka pelajari. Para guru dengan telaten menyimak bacaan setiap anak, memberikan koreksi serta motivasi agar anak semakin percaya diri.

Latihan hari kedua ini menjadi bagian penting dari rangkaian persiapan menuju kegiatan Tasmi Al-Qur’an yang akan datang. Melalui latihan yang rutin, bertahap, dan terarah, anak-anak diberikan kesempatan untuk semakin memantapkan hafalan yang telah mereka pelajari sebelumnya. Proses ini tidak hanya berfokus pada hasil akhir, tetapi juga pada perjalanan belajar anak yang penuh makna.
Dengan adanya latihan yang dilakukan secara konsisten, anak-anak mulai terbiasa untuk tampil di hadapan teman-temannya. Hal ini menjadi langkah awal dalam melatih keberanian serta membangun rasa percaya diri sejak usia dini. Mereka belajar untuk mengatasi rasa gugup, berbicara dengan jelas, serta menyampaikan hafalan dengan penuh keyakinan.

Selain itu, kegiatan latihan ini juga membantu anak-anak dalam memperbaiki kualitas bacaan Al-Qur’an. Dengan bimbingan langsung dari guru, setiap kesalahan dalam pelafalan maupun tajwid dapat segera diperbaiki. Anak-anak pun belajar untuk lebih teliti dan berhati-hati dalam membaca ayat-ayat suci, sehingga hafalan yang dimiliki tidak hanya kuat, tetapi juga benar.
Peran guru dalam kegiatan ini sangatlah penting. Dengan pendekatan yang lembut dan penuh kesabaran, para ibu guru mampu menciptakan suasana belajar yang nyaman dan menyenangkan. Hal ini membuat anak-anak lebih mudah dalam menerima arahan serta lebih semangat dalam menghafal. Dukungan lingkungan sekolah yang kondusif juga menjadi faktor pendukung keberhasilan kegiatan ini.
Kegiatan latihan Tasmi Al-Qur’an ini mencerminkan komitmen TK IT Al-Khairaat dalam menerapkan nilai-nilai pendidikan berbasis 3A, yaitu Al-Qur’an, Akhlaq, dan Akademik. Anak-anak tidak hanya diajarkan untuk menghafal, tetapi juga memahami adab, membentuk karakter, serta mengembangkan kemampuan kognitif mereka secara seimbang.

Baca Juga : Melatih Motorik dan Konsentrasi, Siswa TK A IT Al Khairaat Belajar Menyusun dan Menempel Gambar Hewan
Kesimpulan:
Hari kedua latihan Tasmi Al-Qur’an di TK IT Al-Khairaat bukan sekadar rutinitas belajar, melainkan proses penuh makna dalam menyiapkan penampilan terbaik anak-anak di hadapan orang tua pada hari pelaksanaan nanti. Setiap lantunan ayat yang dilatih hari ini adalah hasil dari kesungguhan, pembiasaan, dan bimbingan yang terus dilakukan oleh para guru dengan penuh keikhlasan. Anak-anak tidak hanya sedang menghafal, tetapi sedang dipersiapkan untuk memberikan persembahan terbaik—sebuah kebanggaan yang lahir dari usaha mereka sendiri.
Melalui latihan yang konsisten ini, TK IT Al-Khairaat ingin menunjukkan kepada para orang tua bahwa proses pendidikan yang dijalani anak-anak benar-benar nyata dan terarah. Tasmi nanti bukan hanya sebuah penampilan, tetapi menjadi momen haru yang memperlihatkan bahwa anak-anak mampu melantunkan ayat-ayat Al-Qur’an dengan percaya diri, penuh adab, dan ketulusan. Inilah wujud komitmen sekolah dalam mencetak generasi Qur’ani yang unggul, yang tidak hanya kuat dalam hafalan, tetapi juga indah dalam akhlaq dan berkembang dalam akademik sesuai dengan nilai 3A: Al-Qur’an, Akhlaq, dan Akademik.