Yogyakarta — Dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran berbasis karakter dan budaya lokal, SMP IT Al Khairaat Yogyakarta menyelenggarakan kegiatan pembekalan Implementasi Pendidikan Khas Jogja (PKJ) bagi seluruh guru. Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu, 29 April 2026, bertempat di ruang kelas IX dan dipimpin langsung oleh Marsono.
Pembekalan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat pemahaman guru terkait konsep Pendidikan Khas Jogja yang menekankan pada pengembangan karakter, budaya, serta nilai-nilai kearifan lokal. Seluruh guru mengikuti kegiatan dengan penuh antusias sebagai bagian dari komitmen sekolah dalam menghadirkan pembelajaran yang tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga pembentukan karakter siswa.
Dalam penyampaiannya, Marsono menjelaskan bahwa PKJ merupakan bagian penting dari sistem pendidikan di Yogyakarta yang bertujuan membentuk generasi yang berbudaya, berkarakter, dan memiliki jati diri yang kuat. Nilai-nilai seperti unggah-ungguh, sopan santun, tanggung jawab, serta rasa hormat menjadi poin utama yang perlu ditanamkan dalam setiap proses pembelajaran.
Kegiatan pembekalan ini tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga memberikan gambaran praktis tentang bagaimana implementasi PKJ dapat diterapkan di kelas. Guru diajak untuk memahami cara mengintegrasikan nilai-nilai tersebut dalam kegiatan belajar mengajar, baik melalui metode pembelajaran, interaksi dengan siswa, maupun melalui pembiasaan sehari-hari di lingkungan sekolah.

Suasana kegiatan berlangsung interaktif. Para guru aktif mengikuti sesi diskusi dan tanya jawab untuk memperdalam pemahaman mereka. Berbagai pertanyaan dan pengalaman dibagikan, sehingga kegiatan ini menjadi ruang berbagi yang konstruktif antar guru dan narasumber. Hal ini menunjukkan keseriusan para pendidik dalam mengimplementasikan PKJ secara maksimal.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh guru memiliki pemahaman yang sama terkait pentingnya penerapan PKJ dalam pendidikan. Dengan demikian, nilai-nilai yang diajarkan tidak hanya menjadi teori, tetapi benar-benar dihidupkan dalam praktik sehari-hari di sekolah.
Pihak sekolah menyambut baik kegiatan pembekalan ini sebagai bagian dari peningkatan kompetensi guru. Dengan adanya arahan langsung dari pengawas Dindikpora, guru mendapatkan perspektif yang lebih luas serta pemahaman yang lebih mendalam terkait implementasi kebijakan pendidikan di daerah.
Lebih dari itu, pembekalan ini juga menjadi pengingat bahwa peran guru tidak hanya sebagai pengajar, tetapi juga sebagai teladan dalam membentuk karakter siswa. Dengan mengintegrasikan nilai-nilai PKJ, guru diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kaya akan nilai budaya dan karakter.
Baca Juga : Kreatif dan Ramah Lingkungan, Siswa Kelas VIII SMP IT Al Khairaat Praktik Eco Print Daun pada Kain
Ke depan, implementasi PKJ di SMP IT Al Khairaat Yogyakarta diharapkan dapat berjalan secara konsisten dan berkelanjutan. Hal ini menjadi bagian dari upaya sekolah dalam mencetak generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki identitas budaya yang kuat dan berakhlak mulia.
Sebagai penutup, kegiatan ini sejalan dengan penerapan nilai 3A di SMP IT Al Khairaat Yogyakarta, yaitu Al-Qur’an, Akhlak, dan Akademik. Nilai Al-Qur’an tercermin dari upaya menanamkan nilai-nilai kebaikan dalam setiap proses pendidikan, nilai Akhlak terlihat dari penguatan karakter, sopan santun, dan etika yang menjadi inti dari PKJ, serta nilai Akademik diwujudkan melalui peningkatan kompetensi guru dalam mengelola pembelajaran. Dengan sinergi nilai 3A tersebut, diharapkan tercipta generasi yang berilmu, berbudaya, dan berakhlak mulia.