Kamis 29 Januari 2026 — Pagi itu, ruang kelas KB Al-Khairaat Warungboto Kelas Abdurrahman Bin Auf terasa berbeda. Sejak pukul 08.00 WIB, anak-anak berkumpul rapi di ruang kelas untuk mengikuti kegiatan Imtaq (Iman dan Taqwa) pagi, sebuah rutinitas yang menjadi bagian dari program unggulan 3A: Al-Qur’an, Akhlak, dan Akademik. Inilah kegiatan Imtaq pagi, rutinitas yang di terapkan di KB IT Al-Khairaat Warungboto yang perlahan menanamkan cinta kepada Allah dan Al-Qur’an sejak usia dini.
Kegiatan dimulai dengan membaca doa ikrar syahadat, dilanjutkan ikrar kerelaan, doa sebelum belajar, dan doa pembuka hati. Pembacaan doa dan ikrar ini memiliki makna penting, yaitu menanamkan keyakinan kepada Allah SWT dan membiasakan anak-anak mengucapkan kalimat tauhid sebagai pondasi keimanan. Dengan mengulang ikrar setiap pagi, anak-anak diarahkan untuk memahami bahwa kegiatan belajar dilakukan dengan niat ibadah dan hati yang ikhlas.
Kemudian, anak-anak bersama-sama menyebutkan nama-nama surat dalam Al-Qur’an serta melafalkan hafalan surat pendek mulai dari Al-Fatihah hingga Al-Lahab. Mereka duduk melingkar rapi, lalu satu per satu membaca surat pendek yang sudah dihafal. Tidak ada paksaan, setiap anak membaca sesuai kemampuan masing-masing. Ketika seorang anak selesai melafalkan dengan lancar, teman-temannya memberikan tepuk tangan kecil penuh semangat. Suasana pun terasa hangat dan menyenangkan. Kegiatan ini melatih keberanian, rasa percaya diri, sekaligus memperkuat daya ingat anak dalam menghafal Al-Qur’an.
Selanjutnya, anak-anak dibiasakan membaca doa masuk dan keluar kamar mandi serta mengulang hadis tentang berkata-kata baik. Pembiasaan ini bertujuan menanamkan adab dalam kehidupan sehari-hari, agar anak terbiasa berbicara santun kepada teman dan guru. Guru menyampaikan materi dengan bahasa sederhana sehingga mudah dipahami oleh anak-anak.
Sebelum masuk ke sesi mengaji individu, anak-anak terlebih dahulu mengenal huruf hijaiyah melalui papan . Guru menunjuk huruf satu per satu dan anak-anak menirukan bersama-sama. Metode ini membantu mereka mengenali bentuk dan bunyi huruf dengan cara yang menyenangkan.
Setelah itu, anak-anak berbaris rapi untuk mengikuti mengaji sesuai jilid dan halaman masing-masing. Dengan penuh kesabaran, guru membimbing pelafalan setiap huruf, memperbaiki bacaan yang masih terbata, serta memberikan contoh bacaan yang benar. Sesekali terdengar suara kecil anak-anak yang mencoba mengulang huruf dengan sungguh-sungguh. Guru pun memberi semangat dan pujian sederhana, membuat anak-anak merasa dihargai dan semakin percaya diri.

Bagi orang tua, kegiatan Imtaq pagi ini menjadi jendela untuk melihat bagaimana KB IT Al-Khairaat membangun fondasi iman anak sejak dini. Di usia emas, anak sangat mudah menyerap kebiasaan. Ketika doa, hafalan, dan adab ditanamkan setiap hari, nilai tersebut akan tumbuh kuat hingga dewasa. Inilah alasan mengapa sekolah menjadikan Imtaq sebagai rutinitas utama, bukan sekadar kegiatan tambahan.
Program ini juga merupakan bagian dari komitmen KB Al-Khairaat dalam menghadirkan pendidikan berbasis 3A: Al-Qur’an, Akhlak, dan Akademik. Al-Qur’an dikenalkan sejak dini, akhlak dilatih melalui pembiasaan adab, dan akademik dibangun melalui disiplin serta semangat belajar.
Rutinitas Imtaq pagi di KB Al-Khairaat menjadi bagian kecil dari hari-hari besar dalam tumbuh kembang anak. Dari doa yang dilafalkan, huruf yang dikenali, hingga bacaan yang dilatih perlahan, tertanam nilai keimanan, akhlak baik, dan semangat belajar. Inilah bekal awal agar anak-anak tumbuh menjadi pribadi yang lembut hatinya, cerdas pikirannya, dan dekat dengan Al-Qur’an sepanjang hidupnya.