Hari Pertama SKS SMP IT Al Khairaat Resmi Dibuka, Siswa Belajar Hidup Bermasyarakat di Dusun Jolosutro

Bantul — SMP IT Al Khairaat Yogyakarta resmi memulai kegiatan SKS (Sekolah Karakter Siswa) yang dilaksanakan pada 11–14 Mei 2026 di Dusun Jolosutro. Program ini diikuti oleh seluruh siswa kelas VII dan VIII sebagai bagian dari pembelajaran karakter melalui kehidupan bermasyarakat secara langsung.

Hari pertama kegiatan, Senin (11/5/2026), diawali dengan acara pembukaan yang berlangsung dengan khidmat dan penuh semangat. Pembukaan kegiatan dilakukan langsung oleh pengawas SMP dari dinas pendidikan bersama Kepala Dusun Jolosutro. Kehadiran kedua tokoh tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap program pendidikan karakter yang dilaksanakan oleh sekolah.

Dalam sambutannya, pengawas SMP menyampaikan pentingnya pendidikan karakter bagi siswa di era modern saat ini. Menurutnya, pendidikan tidak hanya berfokus pada nilai akademik, tetapi juga harus mampu membentuk pribadi yang mandiri, bertanggung jawab, dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi. Program SKS dinilai menjadi salah satu cara efektif untuk menanamkan nilai-nilai tersebut secara nyata.

Sementara itu, Kepala Dusun Jolosutro menyambut hangat kedatangan para siswa dan guru SMP IT Al Khairaat. Ia berharap kegiatan ini dapat memberikan pengalaman baru bagi siswa sekaligus mempererat hubungan antara sekolah dengan masyarakat setempat. Warga dusun juga turut mendukung kegiatan dengan menyediakan rumah tinggal bagi para siswa selama program berlangsung.

Setelah acara pembukaan selesai, seluruh siswa dibagi menjadi enam kelompok. Masing-masing kelompok kemudian ditempatkan di rumah warga yang telah ditentukan sebelumnya. Penempatan ini menjadi bagian penting dari kegiatan SKS karena siswa akan belajar secara langsung tentang kehidupan bermasyarakat, kebersamaan, serta budaya gotong royong.

Suasana haru dan antusias terlihat saat para siswa mulai berkenalan dengan keluarga yang akan menjadi tempat tinggal mereka selama beberapa hari ke depan. Sebagian siswa tampak gugup karena harus tinggal jauh dari rumah, namun banyak juga yang terlihat bersemangat untuk mendapatkan pengalaman baru.

Melalui program tinggal bersama warga ini, siswa diajak untuk belajar hidup sederhana, membantu aktivitas sehari-hari masyarakat, serta membangun komunikasi yang baik dengan lingkungan sekitar. Pengalaman tersebut diharapkan mampu membentuk sikap mandiri dan rasa empati dalam diri siswa.

Baca Juga : SKS SMP IT Al Khairaat : Belajar Karakter Langsung dari Kehidupan Masyarakat

Para guru pendamping juga terus memberikan arahan agar siswa menjaga sikap, sopan santun, dan nama baik sekolah selama mengikuti kegiatan. Nilai kedisiplinan dan tanggung jawab menjadi hal utama yang ditekankan sejak awal pelaksanaan SKS.

Kegiatan SKS tidak hanya menjadi program luar kelas biasa, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran kehidupan yang nyata. Siswa diajak keluar dari zona nyaman untuk memahami bahwa kehidupan sosial membutuhkan kerja sama, toleransi, dan kepedulian terhadap sesama.

Antusiasme siswa pada hari pertama menunjukkan bahwa kegiatan ini memberikan pengalaman berharga yang berbeda dari pembelajaran di kelas. Dengan berinteraksi langsung bersama masyarakat, siswa dapat belajar banyak hal yang tidak selalu didapatkan melalui teori di sekolah.

Sebagai penutup, kegiatan SKS ini sejalan dengan penerapan nilai 3A di SMP IT Al Khairaat Yogyakarta, yaitu Al-Qur’an, Akhlak, dan Akademik. Nilai Al-Qur’an tercermin dari pembelajaran hidup yang dilandasi nilai keikhlasan dan kebersamaan, nilai Akhlak terlihat dari sikap sopan santun, tanggung jawab, dan kepedulian sosial siswa selama tinggal bersama warga, serta nilai Akademik diwujudkan melalui pengalaman belajar langsung di tengah masyarakat. Dengan sinergi nilai 3A tersebut, diharapkan siswa tumbuh menjadi generasi yang mandiri, berkarakter, dan mampu membawa manfaat bagi lingkungan sekitarnya.

Picture of Admin Sekolah

Admin Sekolah

Sekolah Al Khairaat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *