Senin, 23 Februari 2026, anak-anak PAUD IT Mergangsan kembali memulai aktivitas belajar bertepatan dengan datangnya bulan suci Ramadan. Hari pertama sekolah tersebut menghadirkan suasana berbeda, karena selain mengikuti kegiatan pembelajaran rutin, para siswa juga mulai dikenalkan dengan latihan berpuasa sebagai bagian dari pembentukan karakter dan pembiasaan ibadah sejak usia dini. Melalui metode yang edukatif dan menyenangkan, anak-anak diajak memahami makna puasa sekaligus mencoba menahan makan dan minum secara bertahap.
Sejak pagi, suasana sekolah tampak hidup dengan kehadiran anak-anak yang datang penuh semangat. Momentum Ramadan dimanfaatkan guru untuk menanamkan nilai-nilai keislaman melalui penjelasan sederhana mengenai tujuan berpuasa, hikmah menahan lapar dan haus, serta pentingnya bersabar. Materi disampaikan dengan bahasa ringan dan pendekatan interaktif agar mudah dipahami oleh anak usia PAUD.
Latihan puasa dilakukan dengan konsep puasa setengah hari. Pendekatan ini dipilih karena sesuai dengan kemampuan anak, sehingga mereka dapat belajar menjalankan ibadah tanpa merasa terbebani. Dengan cara tersebut, siswa tidak hanya mendengar penjelasan, tetapi juga merasakan langsung pengalaman berlatih berpuasa.
Untuk menumbuhkan semangat, sekolah menghadirkan program Apresiasi Bintang Ramadan. Setiap anak yang mampu mengikuti latihan puasa dengan baik memperoleh satu bintang dari guru. Bintang tersebut ditempel pada papan prestasi sebagai bentuk penghargaan atas usaha mereka. Setelah terkumpul sepuluh bintang, anak dapat menukarkannya dengan hadiah yang telah disiapkan.
Pemberian apresiasi ini bukan sekadar bentuk hadiah, melainkan sarana pendidikan yang menanamkan nilai tanggung jawab dan konsistensi. Anak-anak belajar bahwa setiap kebaikan membutuhkan usaha dan kesabaran. Guru terus mendampingi dengan pendekatan yang hangat agar proses belajar tetap terasa menyenangkan.

Sambil menunggu waktu berbuka, kegiatan diisi dengan berbagai aktivitas bernilai edukatif. Anak-anak mendengarkan dongeng islami tentang kisah Nabi Musa yang disampaikan secara menarik sehingga mudah dipahami. Melalui cerita tersebut, siswa mengenal teladan keberanian, keimanan, dan keteguhan hati. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan praktik salat bersama serta aktivitas mewarnai bertema Ramadan yang melatih kreativitas sekaligus memperkuat pemahaman nilai keagamaan. Selain itu, suasana Ramadan juga dimanfaatkan untuk menanamkan kebiasaan berbuat baik melalui kegiatan berinfak. Anak-anak diajak membawa dan menyerahkan infak terbaik mereka sebagai bentuk latihan berbagi kepada sesama. Melalui kegiatan ini, siswa belajar bahwa Ramadan bukan hanya tentang menahan lapar dan haus, tetapi juga memperbanyak amal kebaikan,
Bulan Ramadan menjadi kesempatan penting untuk mengenalkan makna kesabaran dan keikhlasan kepada anak. Melalui latihan ini, mereka belajar mengendalikan diri, memahami rasa lapar, serta menanamkan niat beribadah karena Allah. Pengalaman tersebut membantu anak memahami bahwa puasa bukan hanya menahan diri secara fisik, tetapi juga melatih sikap dan perilaku sehari-hari.
Dari sisi pendidikan, kegiatan ini menjadi sarana nyata dalam pembentukan karakter. Anak-anak dikenalkan pada nilai syukur, kepedulian, serta kebiasaan melakukan kebaikan sejak dini. Pendekatan yang lembut dan menyenangkan membuat proses belajar terasa alami dan mudah diterima.
Program ini sekaligus memperkuat identitas pendidikan di lingkungan Al Khairaat yang mengusung konsep 3A: Al-Qur’an, Akhlak, dan Akademik. Ketiga aspek tersebut berjalan selaras sehingga perkembangan spiritual, moral, dan intelektual anak dapat tumbuh secara seimbang.
Kesimpulan:
Melalui Apresiasi Bintang Ramadan, PAUD IT Al Khairaat menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan yang menekankan pembentukan karakter sekaligus pembiasaan ibadah sejak usia dini. Latihan puasa yang dilakukan secara bertahap memberikan pengalaman belajar yang bermakna dan sesuai dengan tahap perkembangan anak.
Berbagai kegiatan yang dirancang selama Ramadan menjadi bagian dari upaya menghadirkan lingkungan belajar yang menanamkan nilai spiritual, akhlak mulia, serta kemampuan akademik secara seimbang. Sejalan dengan konsep pendidikan 3A Al-Qur’an, Akhlak, dan Akademik PAUD IT Al Khairaat terus berupaya membentuk generasi yang beriman, berkarakter, dan siap menghadapi masa depan.