Yogyakarta – Suasana pagi yang indah dan cerah menyelimuti lingkungan RA Alkhairaat Tegalrejo pada Selasa, 19 Mei 2026. Sejak pukul 10.30 WIB hingga kegiatan selesai, anak-anak kelompok bermain tampak antusias mengikuti kegiatan belajar mengajar (KBM) bersama ibu guru di dalam kelas. Dengan suasana penuh semangat dan keceriaan, para peserta didik mengikuti pembelajaran mengenal konsep “sama” dan “tidak sama” menggunakan media manik-manik berwarna yang telah disiapkan oleh guru sebagai alat bantu belajar yang menarik dan menyenangkan.
Kegiatan ini dilakukan dengan cara memperlihatkan beberapa lingkaran yang berisi jumlah manik-manik berbeda. Anak-anak kemudian diminta mengamati dan menentukan apakah jumlah manik-manik di setiap lingkaran memiliki jumlah yang sama atau berbeda. Jika jumlahnya berbeda, anak-anak memberi tanda menggunakan tiga stik kecil, sedangkan jika jumlahnya sama maka diberi tanda dua stik. Melalui metode belajar sambil bermain tersebut, anak-anak terlihat aktif memperhatikan, menghitung, sekaligus berdiskusi kecil dengan teman-temannya mengenai jawaban yang mereka pilih.
Pembelajaran sederhana ini ternyata memberikan pengalaman belajar yang sangat bermakna bagi anak usia dini. Dengan menggunakan media konkret seperti manik-manik dan stik, anak-anak lebih mudah memahami konsep dasar matematika tanpa merasa terbebani. Mereka belajar mengenal angka, membandingkan jumlah benda, serta melatih kemampuan berpikir logis sejak dini. Tidak hanya itu, kegiatan tersebut juga membantu meningkatkan konsentrasi, ketelitian, dan koordinasi motorik halus anak saat memegang maupun menyusun stik sebagai simbol jawaban.
Dalam pelaksanaannya, ibu guru mendampingi anak-anak dengan penuh kesabaran dan perhatian. Guru memberikan arahan secara perlahan agar seluruh peserta didik dapat memahami instruksi dengan baik. Ketika ada anak yang masih bingung membedakan jumlah manik-manik, guru membantu dengan memberikan contoh sederhana sehingga anak menjadi lebih percaya diri untuk mencoba kembali. Pendampingan yang hangat tersebut membuat suasana kelas terasa nyaman dan menyenangkan bagi anak-anak kelompok bermain.

Kegiatan pembelajaran ini juga menjadi salah satu bentuk upaya sekolah dalam menghadirkan metode belajar kreatif dan interaktif bagi peserta didik usia dini. Anak-anak tidak hanya duduk mendengarkan penjelasan, tetapi juga dilibatkan langsung dalam proses belajar melalui permainan edukatif. Cara ini dinilai efektif untuk meningkatkan minat belajar anak sekaligus membangun kebiasaan berpikir aktif sejak kecil.
Selain mengenalkan konsep perbandingan jumlah, kegiatan ini bertujuan melatih kemampuan kognitif anak dalam mengelompokkan, menghitung, dan mengambil keputusan berdasarkan hasil pengamatan mereka sendiri. Anak-anak diajak memahami bahwa belajar matematika dapat dilakukan dengan cara yang menyenangkan dan dekat dengan kehidupan sehari-hari. Dengan metode seperti ini, proses pembelajaran menjadi lebih mudah diterima oleh anak usia dini karena menggunakan benda nyata yang dapat disentuh dan dimainkan secara langsung.
Kegiatan di RA Alkhairaat Tegalrejo ini juga menjadi bagian dari penerapan pendidikan 3A yaitu Akademik, Akhlak, dan Alquran. Dari sisi Akademik, anak-anak dilatih mengenal konsep berhitung dasar dan kemampuan berpikir logis. Dari sisi Akhlak, peserta didik diajarkan untuk disiplin, sabar menunggu giliran, serta saling menghargai saat belajar bersama teman-teman di kelas. Sementara dari sisi Alquran, pembelajaran dilakukan dalam suasana islami yang penuh kelembutan dan kasih sayang sehingga anak-anak merasa nyaman dan terbiasa belajar dengan nilai-nilai kebaikan sejak dini.
Melalui kegiatan sederhana namun bermakna ini, RA Alkhairaat Tegalrejo kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan pendidikan terbaik bagi anak usia dini. Pembelajaran yang kreatif dan menyenangkan menjadi salah satu cara efektif untuk membangun semangat belajar anak sekaligus mengembangkan kemampuan dasar mereka secara bertahap.
Baca Juga: Siswa RA Alkhairaat Tegalrejo Raih Prestasi Membanggakan di Kejuaraan Renang Antar Sekolah Se-DIY
Kesimpulannya, kegiatan KBM mengenal tanda sama dan tidak sama menggunakan manik-manik dan stik di RA Alkhairaat Tegalrejo memberikan banyak manfaat positif bagi perkembangan anak kelompok bermain. Anak-anak tidak hanya belajar berhitung dan membandingkan jumlah benda, tetapi juga belajar berkonsentrasi, berpikir logis, serta membangun rasa percaya diri dalam belajar. Dengan pendampingan guru yang penuh perhatian serta suasana kelas yang aktif dan interaktif, kegiatan ini menjadi pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus bermanfaat bagi tumbuh kembang anak usia dini.