Suasana Ramadan terasa hangat dan penuh keceriaan di KB IT Al-Khairaat pada Selasa, 24 Februari 2026. Pada hari tersebut, anak-anak mengikuti kegiatan belajar berpuasa setengah hari sebagai bagian dari pembiasaan ibadah sejak usia dini. Kegiatan ini menjadi salah satu program unggulan sekolah dalam menanamkan nilai keislaman melalui pengalaman langsung yang menyenangkan.
Kegiatan belajar puasa ini diikuti oleh seluruh peserta didik kelompok bermain sejak pagi hari. Anak-anak datang ke sekolah dengan penuh semangat, didampingi guru yang memberikan pemahaman sederhana tentang makna puasa. Mereka diajak memahami bahwa puasa bukan hanya menahan makan dan minum, tetapi juga belajar bersabar, berperilaku baik, serta saling menghargai teman.
Selama menjalani puasa setengah hari, anak-anak tetap mengikuti aktivitas pembelajaran yang telah disesuaikan dengan kondisi Ramadan. Waktu belajar diisi dengan kegiatan mengaji bersama, murojaah hafalan surat pendek, serta aktivitas edukatif ringan yang tetap menyenangkan dengan kuis menyebutkan nama nama surat. Suasana kelas dibuat santai agar anak tetap nyaman meskipun sedang menahan lapar dan haus.

Tidak dapat dipungkiri, beberapa anak masih terlihat kesulitan menahan keinginan untuk minum. Namun, para guru dengan sabar memberikan motivasi dan pendampingan. Anak-anak diajak untuk tetap mencoba sesuai kemampuan mereka. Pendekatan penuh kasih ini membuat anak merasa dihargai dan tidak terbebani, sehingga mereka tetap bersemangat mengikuti kegiatan hingga selesai.

Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi program unggulan 3A KB IT Al-Khairaat, yaitu Al-Qur’an, Akhlak, dan Akademik. Dalam aspek Al-Qur’an, anak dibiasakan dekat dengan bacaan suci melalui kegiatan mengaji harian. Pada aspek Akhlak, anak belajar nilai kesabaran, kedisiplinan, dan kebersamaan selama menjalankan puasa. Sementara pada aspek Akademik, kegiatan pembelajaran tetap berjalan untuk melatih kemampuan bahasa, sosial, dan motorik anak secara seimbang.
Program belajar puasa ini juga mendapat respon positif dari para orang tua. Banyak orang tua merasa terbantu karena anak memperoleh pengalaman beribadah secara nyata di lingkungan sekolah. Kebersamaan bersama teman membuat anak lebih termotivasi menjalankan ibadah Ramadan dibandingkan jika dilakukan sendiri di rumah.
Melalui kegiatan ini, KB IT Al-Khairaat menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan yang tidak hanya berfokus pada kemampuan akademik, tetapi juga pembentukan karakter Islami sejak masa usia emas anak. Ramadan menjadi momen penting untuk menanamkan kebiasaan baik yang diharapkan terus terbawa hingga mereka tumbuh dewasa.
Kesimpulan
Kegiatan belajar puasa setengah hari di KB IT Al-Khairaat menjadi bukti bahwa pendidikan anak usia dini dapat dikemas secara menyenangkan sekaligus bermakna. Anak-anak tidak hanya belajar menahan lapar dan haus, tetapi juga belajar mengaji, bersabar, dan membangun akhlak mulia. Melalui program 3A — Al-Qur’an, Akhlak, dan Akademik — KB IT Al-Khairaat berhasil menghadirkan pembelajaran Ramadan yang seimbang antara nilai spiritual dan perkembangan anak secara menyeluruh.