Kreatif dan Edukatif, Anak-anak RA Alkhairaat Tegalrejo Membuat Alat Komunikasi Telepon Sederhana

Yogyakarta – Suasana ceria dan penuh semangat terlihat di ruang kelas Kelompok Bermain RA Alkhairaat Tegalrejo pada Rabu, 4 Juni 2026. Sejak pagi hari, anak-anak mengikuti kegiatan pembelajaran yang menarik dan edukatif dengan membuat alat komunikasi telepon sederhana dari bahan daur ulang berupa gelas plastik dan tali. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pembelajaran kreatif yang mengajak peserta didik untuk belajar melalui pengalaman langsung sambil bermain dengan suasana yang menyenangkan.

Dengan didampingi oleh ibu guru, anak-anak tampak antusias mengikuti setiap tahapan pembuatan telepon sederhana. Sebelum memulai praktik, guru terlebih dahulu mengenalkan berbagai jenis alat komunikasi yang digunakan manusia untuk menyampaikan pesan kepada orang lain. Anak-anak kemudian diajak berdiskusi sederhana mengenai fungsi telepon dalam kehidupan sehari-hari. Melalui metode yang sesuai dengan usia mereka, guru menjelaskan bahwa alat komunikasi dapat membantu seseorang berbicara dengan orang lain meskipun berada di tempat yang berbeda.

Setelah mendapatkan penjelasan, anak-anak mulai membuat telepon sederhana menggunakan dua gelas plastik yang dihubungkan dengan seutas tali. Bagian dasar gelas dilubangi kecil untuk memasukkan tali, kemudian tali diikat pada kedua ujung gelas agar tidak terlepas. Dengan penuh semangat, anak-anak mengikuti arahan guru sambil berlatih memasukkan tali ke dalam lubang gelas. Kegiatan ini tidak hanya melatih kesabaran, tetapi juga membantu meningkatkan koordinasi tangan dan mata serta keterampilan motorik halus anak.

Suasana kelas semakin meriah ketika hasil karya yang telah selesai mulai dicoba. Anak-anak berpasangan dan saling berbicara menggunakan telepon sederhana yang mereka buat. Mereka terlihat senang saat mendengar suara temannya terdengar melalui tali yang menghubungkan kedua gelas. Momen tersebut menjadi pengalaman belajar yang berkesan karena anak-anak dapat memahami secara langsung bagaimana suara dapat merambat melalui media tertentu. Pembelajaran sederhana ini sekaligus mengenalkan konsep sains dasar kepada anak-anak dengan cara yang mudah dipahami dan menyenangkan.

Selain memberikan pengalaman belajar yang menarik, kegiatan ini juga mengajarkan pentingnya memanfaatkan barang bekas yang masih layak digunakan. Gelas plastik yang sebelumnya dianggap sebagai barang tidak terpakai dapat diubah menjadi media pembelajaran yang bermanfaat. Melalui kegiatan ini, anak-anak diperkenalkan pada nilai kepedulian terhadap lingkungan sejak usia dini. Mereka belajar bahwa barang bekas tidak selalu harus dibuang, tetapi dapat dimanfaatkan kembali menjadi sesuatu yang berguna dan bernilai edukatif.

Kegiatan membuat telepon sederhana juga menjadi sarana untuk mengembangkan kemampuan sosial dan komunikasi anak. Saat bekerja bersama teman, mereka belajar menunggu giliran, bekerja sama, mendengarkan instruksi, serta berkomunikasi dengan baik. Kemampuan-kemampuan tersebut merupakan bagian penting dalam proses tumbuh kembang anak yang akan berguna dalam kehidupan sehari-hari maupun pada jenjang pendidikan berikutnya.

Melalui kegiatan ini, RA Alkhairaat Tegalrejo terus berupaya menghadirkan pembelajaran yang seimbang melalui penerapan nilai 3A, yaitu Akademik, Akhlak, dan Al-Qur’an. Aspek Akademik terlihat dari pengenalan konsep alat komunikasi, kreativitas, dan sains sederhana yang dipelajari anak. Aspek Akhlak ditanamkan melalui sikap kerja sama, kesabaran, kedisiplinan, serta saling menghargai teman selama kegiatan berlangsung. Sementara itu, nilai Al-Qur’an diwujudkan melalui pembiasaan perilaku positif dan rasa syukur kepada Allah SWT atas ilmu serta kemampuan yang diberikan kepada setiap anak untuk belajar dan berkarya.

Kepala dan dewan guru RA Alkhairaat Tegalrejo berharap kegiatan pembelajaran berbasis praktik seperti ini dapat terus memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi peserta didik. Dengan metode belajar sambil bermain, anak-anak tidak hanya memperoleh pengetahuan baru, tetapi juga mengembangkan berbagai keterampilan penting yang mendukung perkembangan mereka secara menyeluruh.

Baca Juga: RA Alkhairaat Tegalrejo Gelar Simulasi Sholat Idul Adha 2026, Tanamkan Nilai Islami dan Pembelajaran Ibadah Sejak Dini

Sebagai kesimpulan, kegiatan membuat alat komunikasi telepon dari bahan daur ulang yang dilaksanakan pada 4 Juni 2026 di RA Alkhairaat Tegalrejo berlangsung dengan lancar, edukatif, dan menyenangkan. Melalui kegiatan ini, anak-anak berhasil belajar tentang fungsi alat komunikasi, mengenal konsep sains sederhana, mengembangkan kreativitas, melatih motorik halus, meningkatkan kemampuan berkomunikasi, serta menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan. Kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa pembelajaran sederhana yang dirancang dengan baik dapat memberikan manfaat besar bagi perkembangan anak usia dini sekaligus mendukung terbentuknya generasi yang cerdas, berakhlak mulia, dan mencintai Al-Qur’an.

Picture of Admin Sekolah

Admin Sekolah

Sekolah Al Khairaat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *