Yogyakarta — SMP IT Al Khairaat terus menghadirkan pembinaan karakter Islami melalui kegiatan rutin kultum (kuliah tujuh menit) yang dilaksanakan setiap hari setelah sholat Dzuhur. Pada Senin (13/4/2026), kegiatan ini kembali berlangsung dengan melibatkan siswa sebagai pengisi materi, menciptakan suasana masjid yang hidup dengan nuansa dakwah dan pembelajaran.
Kegiatan kultum ini diikuti oleh seluruh jamaah sholat Dzuhur di Masjid SMP IT Al Khairaat Yogyakarta, yang terdiri dari siswa, guru, serta warga sekolah lainnya. Adapun yang bertugas menyampaikan kultum adalah siswa ikhwan dari kelas VII, VIII, dan IX yang telah dijadwalkan secara bergiliran oleh pihak kesiswaan.
Pelaksanaan kultum dilakukan setelah sholat Dzuhur berjamaah. Siswa yang mendapatkan giliran tampil maju ke depan untuk menyampaikan materi dengan tema yang telah ditentukan sebelumnya oleh guru atau kesiswaan. Tema yang diangkat pun beragam, mulai dari akhlak dalam kehidupan sehari-hari, pentingnya kejujuran, hingga motivasi dalam menuntut ilmu.
Kegiatan ini menjadi salah satu sarana efektif dalam melatih kemampuan public speaking siswa. Dengan tampil langsung di hadapan jamaah, siswa dilatih untuk berani berbicara, menyusun materi, serta menyampaikan pesan dengan baik dan percaya diri. Meskipun awalnya ada rasa gugup, seiring berjalannya waktu siswa mulai terbiasa dan mampu tampil dengan lebih tenang dan lancar.
Suasana pelaksanaan kultum berlangsung dengan tertib dan khidmat. Seluruh jamaah menyimak materi yang disampaikan dengan penuh perhatian. Guru juga turut memberikan pendampingan dan evaluasi sebagai bentuk pembinaan agar siswa dapat terus meningkatkan kualitas penyampaian materi mereka.

Selain melatih keberanian, kegiatan ini juga bertujuan untuk memperdalam pemahaman keislaman siswa. Dengan mempersiapkan materi kultum, siswa secara tidak langsung belajar untuk memahami isi pesan yang disampaikan, sehingga tidak hanya sekadar berbicara, tetapi juga mampu mengamalkan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari.
Sistem pelaksanaan yang menggunakan metode rolling memungkinkan seluruh siswa ikhwan mendapatkan kesempatan yang sama untuk tampil. Hal ini menjadi bentuk pemerataan pembinaan, sehingga setiap siswa memiliki pengalaman berbicara di depan umum sekaligus berdakwah di lingkungan sekolah.
Baca Juga : Latih Disiplin dan Karakter, Kegiatan Pramuka SMP IT Al Khairaat Berlangsung Penuh Semangat
Pihak sekolah berharap kegiatan kultum ini dapat menjadi kebiasaan positif yang terus tertanam dalam diri siswa. Selain sebagai sarana pembelajaran, kegiatan ini juga diharapkan mampu membentuk karakter siswa yang berani, percaya diri, serta memiliki pemahaman agama yang baik.
Kegiatan kultum Dzuhur ini sejalan dengan penerapan nilai 3A di SMP IT Al Khairaat Yogyakarta, yaitu Al-Qur’an, Akhlak, dan Akademik. Nilai Al-Qur’an tercermin dari penyampaian materi keislaman yang bersumber dari ajaran Islam, nilai Akhlak terlihat dari keberanian dan adab siswa dalam berbicara di depan umum, serta nilai Akademik terasah melalui kemampuan berpikir, menyusun, dan menyampaikan materi secara sistematis. Dengan sinergi nilai 3A tersebut, diharapkan siswa mampu menjadi generasi yang berilmu, berakhlak mulia, dan siap menjadi pribadi yang bermanfaat bagi sesama.