Suasana penuh semangat dan keceriaan terlihat di lingkungan Masjid SD IT Al-Khairaat pada Senin, 9 Maret 2026. Anak-anak dari jenjang TK IT Al-Khairaat dan SD IT Al-Khairaat mengikuti hari pertama kegiatan Sanlat Al-Khairaat (Pesantren Kilat Ramadhan 1447 H) yang diselenggarakan selama lima hari, mulai 9 hingga 13 Maret 2026. Kegiatan ini menjadi salah satu program sekolah untuk mengisi waktu libur Ramadhan dengan aktivitas yang edukatif, menyenangkan, serta sarat nilai keislaman.
Program pesantren kilat ini dirancang sebagai sarana pembelajaran yang tidak hanya menambah pengetahuan agama, tetapi juga menanamkan nilai-nilai akhlak dan kebiasaan ibadah sejak dini. Khusus bagi anak-anak TK IT Al-Khairaat, kegiatan dikemas dengan metode yang interaktif agar mudah dipahami dan tetap menyenangkan.
Kegiatan hari pertama dimulai dengan pembukaan dan perkenalan oleh para guru pengampu yang akan mendampingi anak-anak selama mengikuti Sanlat. Pada sesi ini, para guru menjelaskan tujuan kegiatan serta aturan-aturan yang perlu dipatuhi selama mengikuti rangkaian pesantren kilat. Hal ini bertujuan agar anak-anak dapat mengikuti kegiatan dengan tertib, nyaman, dan penuh semangat.
Dalam kegiatan ini, peserta dibagi menjadi beberapa kelompok. Siswa SD dibagi menjadi tiga kelompok, sementara anak-anak TK tergabung dalam satu kelompok khusus agar pembelajaran dapat disesuaikan dengan usia dan tahap perkembangan mereka.

Setelah sesi pembukaan, anak-anak TK mengikuti beberapa sesi pembelajaran yang menarik. Sesi pertama diisi dengan materi Siroh Nabi yang dibawakan oleh Mba Amal. Dalam sesi ini, anak-anak diajak mengenal kisah kehidupan Nabi Muhammad SAW dengan cara bercerita yang ringan dan menyenangkan. Untuk meningkatkan antusiasme, Mba Amal juga memberikan kuis sederhana kepada anak-anak, seperti menanyakan siapa nama ayah dan ibu Nabi Muhammad SAW. Anak-anak terlihat sangat antusias menjawab pertanyaan. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan aktivitas mewarnai, yang membantu mereka mengekspresikan kreativitas sekaligus memperkuat pemahaman terhadap materi yang telah disampaikan.
Sesi kedua diisi dengan materi Akhlak yang disampaikan oleh Mba Irkham. Dalam sesi ini, anak-anak belajar tentang pentingnya bersikap jujur dalam kehidupan sehari-hari. Materi disampaikan dengan cara yang menyenangkan melalui cerita dan games interaktif, sehingga anak-anak dapat memahami makna kejujuran dengan lebih mudah. Melalui permainan tersebut, anak-anak diajak untuk membedakan perilaku jujur dan tidak jujur dalam berbagai situasi sederhana.

Selanjutnya, pada sesi ketiga, anak-anak mengikuti materi Fiqih tentang sholat yang dibawakan oleh Mas Fauzi. Dalam sesi ini, anak-anak diperkenalkan kembali mengenai pentingnya sholat sebagai kewajiban seorang muslim serta tata cara berwudhu yang benar. Materi disampaikan dengan pendekatan yang sederhana agar mudah dipahami oleh anak-anak usia dini, sekaligus menumbuhkan kecintaan mereka terhadap ibadah sejak kecil.
Kemudian pada sesi keempat, anak-anak mendapatkan materi Aqidah bersama Mas Sabil. Dalam sesi ini, anak-anak diperkenalkan dengan sifat-sifat wajib Allah sebagai dasar keimanan seorang muslim. Materi disampaikan dengan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami oleh anak-anak, sehingga mereka dapat mengenal bahwa Allah memiliki sifat-sifat yang sempurna, seperti Allah Maha Ada dan Maha Kuasa. Melalui pembelajaran ini, diharapkan anak-anak semakin mengenal dan mencintai Allah SWT sejak usia dini.

Setelah mengikuti rangkaian materi pembelajaran, kegiatan hari pertama Sanlat kemudian ditutup dengan pelaksanaan sholat Dhuhur berjamaah. Momen ini menjadi kesempatan bagi anak-anak untuk mempraktikkan secara langsung materi yang telah dipelajari, sekaligus membiasakan mereka untuk melaksanakan ibadah sholat dengan baik sejak usia dini.
Melalui rangkaian kegiatan pada hari pertama ini, anak-anak tidak hanya belajar tentang kisah nabi, akhlak mulia, dan dasar-dasar ibadah, tetapi juga belajar bersosialisasi, bekerja sama, serta mengikuti kegiatan dengan disiplin. Suasana belajar yang hangat dan penuh keceriaan membuat anak-anak semakin bersemangat mengikuti setiap sesi.
Kegiatan Sanlat Al-Khairaat 1447 H ini menjadi salah satu bentuk komitmen sekolah dalam menghadirkan pendidikan yang seimbang antara ilmu agama dan pembentukan karakter. Hal ini sejalan dengan program unggulan 3A Al-Khairaat, yaitu Al-Qur’an, Akhlak, dan Akademik, yang menjadi fondasi utama dalam mendidik generasi muslim yang berilmu, berkarakter, dan berakhlak mulia sejak usia dini.