Kegiatan Belajar Tulis dan Hafalan Al-Qur’an (BTHQ) dengan Metode Ummi di SDIT Al Khairaat berlangsung khidmat selama bulan Ramadhan 1447 H. Program ini dilaksanakan di lingkungan sekolah pada pagi hari sebelum kegiatan pembelajaran umum dimulai. Seluruh siswa yang mengikuti program BTHQ dibimbing langsung oleh guru pembimbing yang telah mendapatkan pelatihan dan sertifikasi Metode Ummi. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya sekolah dalam membentuk generasi yang cinta Al-Qur’an, khususnya di momentum bulan suci yang penuh berkah.
BTHQ Metode Ummi merupakan program pembelajaran Al-Qur’an yang menekankan pada ketepatan bacaan sesuai kaidah tajwid, kelancaran membaca, serta pembiasaan hafalan yang terstruktur. Pada pelaksanaannya, siswa duduk rapi menggunakan meja lipat kecil sambil memegang mushaf Al-Qur’an. Guru menyimak bacaan siswa satu per satu dengan metode baca-simak, memberikan koreksi secara langsung apabila terdapat kesalahan pada makharijul huruf, panjang pendek bacaan, maupun hukum tajwid lainnya. Suasana kelas terlihat tenang dan kondusif, mencerminkan keseriusan siswa dalam mengikuti kegiatan.
Kegiatan ini dilaksanakan selama bulan Ramadhan sebagai bentuk pemanfaatan momentum turunnya Al-Qur’an. SDIT Al Khairaat menjadikan Ramadhan sebagai waktu terbaik untuk meningkatkan interaksi siswa dengan Al-Qur’an, baik melalui membaca, menulis, maupun menghafal. Selain pembelajaran bacaan, siswa juga diberi motivasi mengenai keutamaan membaca Al-Qur’an di bulan Ramadhan yang pahalanya dilipatgandakan. Hal ini bertujuan menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an sejak usia dini.
Siapa yang terlibat dalam kegiatan ini adalah siswa-siswi SDIT Al Khairaat dari berbagai jenjang kelas, guru pembimbing BTHQ, serta dukungan dari pihak sekolah. Di mana kegiatan ini berlangsung di ruang kelas yang telah diatur sedemikian rupa agar nyaman dan mendukung kekhusyukan belajar. Kapan kegiatan dilaksanakan adalah sepanjang bulan Ramadhan pada jam efektif sekolah. Mengapa kegiatan ini penting, karena pembelajaran Al-Qur’an menjadi fondasi utama dalam membentuk karakter islami dan meningkatkan kualitas bacaan siswa secara berkelanjutan. Bagaimana pelaksanaannya dilakukan melalui sistem klasikal dan individual dengan standar mutu Metode Ummi yang terukur.
Antusiasme siswa terlihat dari kesungguhan mereka membaca ayat demi ayat meskipun sedang menjalankan ibadah puasa. Guru dengan sabar membimbing dan memastikan setiap siswa mencapai target jilid maupun hafalan sesuai kemampuan masing-masing. Pembiasaan yang konsisten ini tidak hanya meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an, tetapi juga membangun sikap disiplin, tanggung jawab, dan ketekunan.
Kesimpulan
Kegiatan BTHQ Metode Ummi di SDIT Al Khairaat selama bulan Ramadhan merupakan program unggulan yang memberikan dampak positif bagi perkembangan spiritual dan akademik siswa. Melalui pendekatan yang sistematis, pembimbingan yang profesional, serta suasana belajar yang kondusif, siswa mampu meningkatkan kualitas bacaan Al-Qur’an secara signifikan. Ramadhan menjadi momentum strategis untuk memperkuat kecintaan terhadap Al-Qur’an dan menanamkan nilai-nilai islami dalam kehidupan sehari-hari. Dengan komitmen yang kuat dari sekolah, guru, dan siswa, program ini diharapkan mampu melahirkan generasi Qurani yang tidak hanya lancar membaca, tetapi juga mengamalkan ajaran Al-Qur’an dalam sikap dan perilaku mereka.