ANAK ADALAH PENIRU ULUNG
Oleh : Evi Rubiyanti
PAUD IT Al Khairaat Mergangsan
Terkadang orang tua kaget ketika tiba-tiba anaknya berkata kasar di rumah, atau bermain perang-perangan menirukan pendekar dengan jurus silatnya, ada juga yang menirukan gaya seorang guru mengajar di kelas..
Yang mungkin ayah bunda pun mengalami nya.
Sebenarnya anak mengalami proses belajar dari kemampuan nya mengobservasi sesuatu, dan hal itu terekam kuat dan terserap baik dalam ingatannya.
Anak belajar etika sosial, prilaku dan interaksi kepada orang lain dengan meniru dari apa yang mereka lihat, dengar dan rasakan.
Rasa ingin tahu yang tinggi anak adalah modal utama mereka memahami kehidupan. Anak menjadi banyak bertanya, meniru kata-kata orang tua, dan mempraktekan nya.
Tentu saja ada dampak positif dan negatif dari proses ini.
Bagi orang tua hal tersebut dapat menjadi kesempatan emas untuk membentuk karakter anak, menanamkan nilai² agama dan akhlak yang baik, dengan cara :
1. Beri contoh (teladan) yang baik untuk anak baik perkataan, perbuatan dan kebiasaan
2. Jawab setiap pertanyaan anak dengan jawaban yang jelas, logis dan jujur. Karena dengan bertanya, sesungguhnya anak sedang muncul minat belajarnya. Bukankah Rasulullah SAW mengingatkan kita, bahwa : “bertanya adalah kunci ilmu pengetahuan”
3. Selalu sediakan waktu yang berkualitas bersama anak, yg dapat digunakan untuk membaca buku, bermain ataupun mengobrol.
4. Menyediakan lingkungan yang baik, misal lingkungan sekolah. Dapat di lihat dari program, tim pendidik & kurikulum. Pastikan pihak sekolah sebagai partner orang tua dapat ikut serta dalam penanaman nilai-nilai agama dan akhlak Islami sejak dini.
Salam Orangtua Cerdas
__________
Facebook : Al Khairaat Mergangsan
YouTube : Paud IT Al-Khairaat
WA : 081 252 019 021